Cegah Bahaya Listrik, PLN Air Molek Gandeng Stakeholder di Pasir Penyu

INHU— PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Air Molek mengedukasi pemerintah desa, kelurahan, dan unsur keamanan mengenai keselamatan ketenagalistrikan dalam forum diskusi di Kantor Kecamatan Pasir Penyu, Kamis(08/10).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan sekaligus mencegah kecelakaan dan gangguan akibat aktivitas di sekitar jaringan listrik.

Forum yang berada di bawah koordinasi PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Rengat itu dihadiri Camat Pasir Penyu, kepala desa, lurah, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Pasir Penyu.

Dalam diskusi tersebut, PLN menyampaikan materi tentang potensi bahaya listrik, penggunaan tenaga listrik secara aman, serta langkah pencegahan kecelakaan dan gangguan jaringan. Forum itu juga menjadi sarana koordinasi untuk meningkatkan keterlibatan pemerintah setempat dan aparat keamanan dalam menjaga keselamatan di sekitar instalasi kelistrikan.

Manager PLN ULP Air Molek, Ade Listrian, mengimbau masyarakat menjaga jarak aman dari jaringan listrik. Ia mengingatkan warga agar tidak bermain layang-layang di dekat jaringan, mendirikan bangunan, atau memasang antena terlalu dekat dengan kabel listrik.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan jarak aman saat beraktivitas di dekat jaringan listrik,” kata Ade.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti kabel putus, tiang listrik miring, atau pohon yang mendekati jaringan. Warga diminta tidak menyentuh kabel maupun peralatan listrik yang rusak.

Menurut Ade, laporan dapat disampaikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar petugas dapat menindaklanjuti potensi bahaya tersebut.

PLN berharap pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur TNI dan Polri turut menyebarluaskan informasi keselamatan ketenagalistrikan kepada warga. Keterlibatan para pemangku kepentingan dinilai penting untuk mengurangi risiko kecelakaan dan gangguan pasokan listrik.

Melalui kegiatan tersebut, PLN ULP Air Molek menyatakan akan terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk mendukung keandalan pasokan listrik dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan.(DS)

 

TERKAIT