Kebocoran Pipa Gas di Inhil Picu Kebakaran Besar, Empat Rumah Rusak Berat

INHIL- Api yang sempat membubung tinggi dari kebocoran pipa gas di Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, perlahan mereda pada Senin malam. Hingga pukul 20.00 WIB, lidah api memang mulai mengecil, namun hawa panas masih terasa kuat di sekitar lokasi kebakaran yang sempat memicu kepanikan warga.

Dari pantauan di lapangan, petugas gabungan tampak masih berjibaku melakukan pendinginan di titik pipa yang terbakar. Selang air terus disemprotkan untuk memastikan tidak ada lagi sisa gas yang memicu api susulan. Beberapa petugas terlihat siaga dengan perlengkapan lengkap, mengantisipasi kemungkinan ledakan lanjutan.

Camat Kemuning, R. Nurlatin, mengatakan situasi di lokasi sudah mulai terkendali meski upaya penanganan belum sepenuhnya selesai. “Api sudah mengecil, tapi belum padam total. Pendinginan masih dilakukan untuk memastikan kondisi benar-benar aman,” ujarnya di lokasi kejadian.

Kebakaran hebat akibat kebocoran pipa gas tersebut meninggalkan jejak kerusakan yang cukup parah. Sejumlah rangka truk tampak hangus dan menghitam, sementara puing-puing bangunan rumah berserakan di sekitar titik api. Bau gas dan asap sisa kebakaran masih tercium di udara.

Berdasarkan data sementara yang dihimpun petugas, insiden ini mengakibatkan dua orang mengalami luka bakar dan telah mendapatkan penanganan medis. Selain itu, beberapa unit truk dilaporkan terbakar, serta empat unit rumah warga mengalami kerusakan berat akibat jilatan api.

Meski sempat ditutup untuk kepentingan penanganan darurat, arus lalu lintas di sekitar lokasi kini telah kembali dibuka. Kendaraan mulai melintas perlahan dengan pengawasan petugas, sementara warga diminta tidak berkerumun di area yang masih berisiko.

Nurlatin memastikan situasi secara umum sudah aman dan kondusif. Namun, ia mengimbau masyarakat tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama proses pemantauan berlangsung. “Keselamatan warga menjadi prioritas utama,” katanya.

Hingga malam hari, petugas gabungan dari berbagai unsur masih bersiaga di lokasi kebakaran. Pemantauan lanjutan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada titik api baru, sekaligus menunggu hasil pendataan kerugian secara menyeluruh akibat insiden kebocoran pipa gas tersebut.(DB)

TERKAIT