Agung Nugroho Dorong Manajemen Talenta ASN, Pemkot Pekanbaru Datangi BKN Pusat
PEKANBARU - Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho memaparkan kesiapan penerapan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) saat berkunjung ke Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat di Jakarta, kemarin. Program tersebut disiapkan untuk memastikan pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru berjalan objektif dan berbasis kompetensi.
Agung mengatakan, penerapan Manajemen Talenta menjadi langkah penting untuk memperkuat sistem merit di birokrasi daerah. Menurut dia, Pemkot Pekanbaru ingin memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai prestasi, potensi, dan rekam jejak kinerja, bukan karena kepentingan lain.
Pertemuan antara Pemkot Pekanbaru dan jajaran BKN Pusat berlangsung dalam suasana cair. Agung menyebut suasana diskusi sempat diwarnai canda ketika salah satu pimpinan BKN meminta maaf karena belum sempat menyiapkan pantun.
“Kalau berinteraksi dengan orang Pekanbaru, rasanya memang ada yang kurang kalau tidak ada pantun,” kata Agung sambil tersenyum.
Meski demikian, Agung menegaskan pembahasan utama pertemuan berlangsung serius. Ia menekankan bahwa Manajemen Talenta harus diterapkan secara konsisten agar penempatan jabatan di lingkungan Pemkot Pekanbaru benar-benar profesional.
Menurut Agung, dengan sistem Manajemen Talenta, kinerja ASN akan lebih terukur dan transparan. Pemerintah daerah juga dapat memetakan potensi pegawai secara lebih akurat untuk mendukung pelayanan publik yang berkualitas.
Agung mengungkapkan, saat ini data ASN Pekanbaru terkait kompetensi dan kinerja sudah mulai terkumpul. Data tersebut akan menjadi dasar utama dalam pengambilan keputusan kepegawaian ke depan.
“Dengan sistem yang objektif, saya bisa lebih tenang. Bahkan dalam kondisi apa pun, saya sudah tahu siapa orang terbaik untuk posisi tertentu,” ujar Agung.
Ia berharap penerapan Manajemen Talenta dapat mendorong ASN Pekanbaru lebih kompetitif sekaligus memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru.(DI)










Tulis Komentar