Rotasi Jabatan di Pemko Pekanbaru, 25 Pejabat Eselon III dan IV Resmi Dilantik

PEKANBARU – Agung Nugroho yang diwakili Penjabat Sekretaris Daerah Kota (Pj Sekdako) Ingot Ahmad Hutasuhut melantik dan mengambil sumpah jabatan 25 pejabat eselon III dan IV di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru, Jumat (13/2/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari penerapan manajemen talenta dalam sistem birokrasi daerah.

Prosesi pelantikan dipusatkan di aula lantai 6 gedung utama Kompleks Perkantoran Terpadu Pemerintah Kota Pekanbaru di Tenayan Raya. Acara berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pejabat tinggi pratama di lingkungan pemerintah kota.

Turut menyaksikan pelantikan tersebut, Asisten I Setdako Pekanbaru Masykur Tarmizi S.STP., M.Si., dan Asisten III Syamsuwir, S.H., M.H. Keduanya mendampingi Pj Sekdako dalam prosesi pengambilan sumpah jabatan terhadap para pejabat yang dilantik.

Dalam sambutannya, Ingot Ahmad Hutasuhut menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pembenahan tata kelola pemerintahan. “Penerapan manajemen talenta ini bertujuan menempatkan aparatur sipil negara sesuai kompetensi dan kinerja,” ujarnya.

Ia mengatakan, rotasi dan promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi. “Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah,” katanya.

Menurut dia, pejabat yang baru dilantik diminta segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab di unit kerja masing-masing. “Profesionalisme dan integritas harus menjadi pegangan utama dalam menjalankan amanah jabatan,” ucapnya.

Pemerintah Kota Pekanbaru, lanjutnya, berkomitmen mendorong penerapan sistem merit dalam manajemen kepegawaian. “Setiap aparatur memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi dan prestasi kerja,” tuturnya.

Pelantikan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah kota menargetkan peningkatan kualitas layanan publik seiring dengan penataan sumber daya aparatur yang berkelanjutan.(DI)

 

TERKAIT