Antisipasi Lonjakan Mudik Lebaran, Pemkab Kampar Bangun 8 Posko di Titik Strategis

KAMPAR— Pemerintah Kabupaten Kampar meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, khususnya pada sektor ekonomi, transportasi, serta ketersediaan kebutuhan pokok.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kampar Ahmad Yuzar saat memimpin Rapat Realisasi Fisik Tahun 2025 di Lantai III Kantor Bupati Kampar, Bangkinang, Selasa(10/03).

Dalam arahannya, Ahmad Yuzar mengatakan pemerintah daerah diminta meningkatkan kesiapsiagaan menjelang Idul Fitri sesuai dengan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri. Salah satu langkah yang dilakukan adalah mendirikan posko pengamanan di sejumlah titik strategis.

“Berdasarkan arahan dari Menteri Dalam Negeri, kita diminta siaga dengan mendirikan posko di perbatasan dan titik-titik strategis lainnya. Untuk Kabupaten Kampar direncanakan akan didirikan delapan posko,” kata Ahmad Yuzar.

Ia juga menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk melakukan inventarisasi kondisi infrastruktur, terutama jalan rusak yang berpotensi menghambat arus mudik masyarakat.

Menurut dia, menjelang akhir Ramadan biasanya terjadi peningkatan aktivitas ekonomi yang cukup signifikan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, seperti kenaikan harga kebutuhan pokok, gangguan rantai pasok, hingga kemacetan lalu lintas di sejumlah titik.

“Kita harus mewaspadai berbagai aspek ekonomi yang dihadapi masyarakat menjelang Lebaran, mulai dari stabilitas harga hingga kelancaran rantai pasok barang,” ujarnya.

Ahmad Yuzar menegaskan seluruh jajaran pemerintah daerah diminta tetap siaga penuh selama masa menjelang hingga perayaan Idul Fitri. Ia memastikan pelayanan kepada masyarakat harus tetap berjalan optimal.

“Kita tidak akan ada libur. Saya sendiri akan tetap berada di Bangkinang untuk memastikan seluruh pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik,” katanya.

Selain itu, OPD terkait diminta memetakan wilayah yang berpotensi mengalami kemacetan serta menyiapkan langkah antisipasi sejak dini. Seluruh alat berat milik pemerintah daerah juga diminta disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan kerusakan jalan atau kendala lainnya.

“Di saat masyarakat libur, justru pemerintah harus hadir memberikan pelayanan. Daerah-daerah rawan macet harus kita antisipasi dan seluruh alat berat harus siaga,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, pemerintah daerah akan mulai mempersiapkan berbagai kebutuhan sejak sekarang, termasuk menjadwalkan rapat khusus guna mematangkan langkah strategis dalam menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Kampar.

Dengan kesiapan tersebut, pemerintah berharap masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan hingga merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar.(DW)

 

TERKAIT