Musrenbang Tapung Raya: Pembangunan Jalan dan Jembatan Jadi Prioritas Usulan Masyarakat

KAMPAR — Pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi salah satu usulan prioritas dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan daerah pemilihan II dan III Kabupaten Kampar yang meliputi Kecamatan Tapung, Tapung Hulu, dan Tapung Hilir. Kegiatan yang dikenal sebagai Musrenbang Tapung Raya itu digelar di Aula Persatuan Guru Republik Indonesia Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Selasa(27/01).

Musrenbang tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kampar Misharti. Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar tahun 2027 yang menghimpun berbagai usulan pembangunan dari tingkat desa hingga kecamatan.

Sejumlah pejabat daerah turut hadir dalam kegiatan itu, di antaranya Pelaksana Harian Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kampar Yusdiyen Hadinata, Asisten III Sekretariat Daerah Kampar Syahrizal, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Hadir pula Camat Tapung Al Kautsar, Camat Tapung Hulu Nuryadi, dan Camat Tapung Hilir Nurmansyah.

Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga dihadiri unsur TNI dan Polri, para kepala desa, ketua Badan Permusyawaratan Desa, tokoh masyarakat, ninik mamak, serta berbagai elemen masyarakat dari wilayah Tapung Raya.

Camat Tapung Al Kautsar dalam sambutannya mengatakan Musrenbang kecamatan merupakan forum strategis bagi desa untuk menyampaikan berbagai usulan pembangunan secara berjenjang. Menurut dia, seluruh usulan prioritas dari desa telah dimasukkan ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) sebagai bagian dari proses perencanaan pembangunan.

“Melalui forum ini diharapkan seluruh usulan pembangunan yang disampaikan desa dapat ditindaklanjuti sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kampar Sunardi DS menegaskan bahwa Musrenbang merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Ia menilai forum tersebut harus dimanfaatkan secara maksimal untuk menampung aspirasi masyarakat.

Sunardi juga menyoroti sejumlah persoalan kewilayahan di Tapung Raya, terutama terkait kondisi infrastruktur jalan, pelayanan kesehatan, dan fasilitas pendidikan. Ia meminta pemerintah daerah memberi perhatian terhadap keterbatasan infrastruktur jalan di sejumlah desa di Kecamatan Tapung Hulu serta mendorong kelanjutan pembangunan jembatan di Desa Koto Aman.

Wakil Bupati Kampar Misharti menyatakan Musrenbang menjadi forum penting dalam menyusun perencanaan pembangunan daerah secara partisipatif mulai dari tingkat dusun, desa, kecamatan hingga kabupaten. Menurut dia, seluruh usulan pembangunan harus diinput melalui sistem perencanaan berbasis elektronik agar dapat terintegrasi dalam penyusunan RKPD.

Ia juga mengakui bahwa kemampuan fiskal daerah saat ini terbatas sehingga pembangunan tidak hanya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Pemerintah daerah, kata dia, juga mendorong dukungan pembiayaan melalui anggaran provinsi, pemerintah pusat, serta program tanggung jawab sosial perusahaan.(DW)

 

TERKAIT