Polres Inhu Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat 2026, Siap Amankan Mudik Lebaran

INHU— Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 untuk memastikan kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Indragiri Hulu pada Kamis, 12 Maret 2026, sekitar pukul 08.10 WIB.

Apel dipimpin Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu diwakili Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian.

Turut hadir Ketua DPRD Indragiri Hulu Sabtu Pradansyah Sinurat, Komandan Kodim 0302 Inhu Letkol ARH Bangun Bara Kurniawan Prabowo, Wakapolres Inhu Kompol Lasarus Sinaga, serta perwakilan dari Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Satpol PP, Senkom, dan sejumlah pejabat utama Polres Inhu.

Apel gelar pasukan diikuti berbagai unsur, antara lain personel Polres Inhu, Kodim 0302 Inhu, Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, Reserse Intelijen, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, BPBD, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu.

Rangkaian kegiatan diawali dengan masuknya Komandan Apel IPTU Rahmat Hidayat yang mengambil alih pasukan. Selanjutnya pimpinan apel memasuki lapangan, dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan komandan apel, serta penyematan pita tanda dimulainya Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026 kepada perwakilan personel.

Dalam amanatnya, Kapolres Indragiri Hulu menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum pelaksanaan operasi pengamanan Lebaran.

Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra melalui Kepala Seksi Humas Polres Inhu AIPTU Misran mengatakan Operasi Ketupat dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk komitmen negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri.

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen serta sinergitas antara Polri, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” kata Misran.

Menurut dia, berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada masa Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang. Karena itu, Polri bersama instansi terkait melaksanakan operasi terpusat selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Secara nasional, sebanyak 161.243 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik serta menjaga situasi keamanan selama perayaan Idul Fitri.

Selain itu, Polri menyiapkan 2.746 pos pelayanan dan pengamanan yang terdiri atas 1.624 pos pengamanan, 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu yang tersebar di berbagai titik strategis.

Pengamanan juga difokuskan pada lebih dari 185 ribu objek penting, antara lain masjid, lokasi salat Idul Fitri, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.

Di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu, aparat menyiapkan empat pos pengamanan. Dua pos pengamanan berada di jalur lintas timur, yakni di Kecamatan Lirik dan Kecamatan Batang Gansal. Sementara dua pos lainnya berada di Kecamatan Rengat Barat dan Kecamatan Seberida.

“Keberhasilan Operasi Ketupat ini merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, soliditas dan sinergitas antarinstansi harus terus ditingkatkan demi mewujudkan tema operasi tahun ini, yakni Mudik Aman, Keluarga Bahagia,” ujar Misran.

Apel gelar pasukan ditutup dengan pembacaan doa, laporan akhir komandan apel, penghormatan pasukan, serta pemeriksaan pasukan oleh pimpinan apel yang dilanjutkan dengan sesi foto bersama seluruh peserta kegiatan.(DS)

 

TERKAIT