Manggala Agni Padamkan Karhutla di Empat Wilayah Riau, Hadapi Kendala Air dan Angin Kencang
PEKANBARU — Tim Manggala Agni terus melakukan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah kerja di Provinsi Riau pada Kamis(12/03). Operasi dilakukan secara intensif di empat daerah operasi (Daops), yakni Pekanbaru, Siak, Dumai, dan Rengat.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Ferdian, mengatakan upaya pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Kondisi bahan bakar berupa vegetasi kering yang melimpah menjadi salah satu faktor yang memicu api mudah menyebar.
Selain itu, ketersediaan sumber air di beberapa lokasi dilaporkan semakin menipis. Kondisi tersebut menyulitkan tim dalam melakukan pemadaman secara optimal.
“Beberapa kendala yang dihadapi di lapangan antara lain bahan bakar yang melimpah dan kering, sumber air yang terus menipis, serta angin kencang yang mempercepat penyebaran api,” kata Ferdian dalam keterangan tertulis, Rabu malam.
Ia menambahkan, faktor akses menuju titik kebakaran juga menjadi tantangan bagi petugas. Sejumlah lokasi kebakaran berada di wilayah terpencil dan sulit dijangkau kendaraan darat.
Pada beberapa titik, tim pemadam bahkan harus menggunakan kendaraan air untuk mencapai lokasi kebakaran.
Di tengah upaya pemadaman, Manggala Agni juga terus melakukan patroli pencegahan di wilayah rawan karhutla. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini agar potensi kebakaran dapat segera diantisipasi.
Selain patroli, petugas juga meningkatkan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi mengenai bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan.
“Patroli pencegahan terus dilakukan untuk mempercepat respons apabila ditemukan indikasi kebakaran. Kami juga terus melakukan pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi,” ujar Ferdian.
Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera menyatakan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan dan memberikan pembaruan informasi secara berkala.(DI).










Tulis Komentar