Kecelakaan Dumai–Pakning, Diduga Sopir Innova Microsleep, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Luka Berat
BENGKALIS— Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Dumai–Pakning, tepatnya di Desa Parit I Api-Api, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Selasa, 31 Maret 2026, sekitar pukul 11.00 WIB. Insiden ini melibatkan dua kendaraan dan mengakibatkan satu orang mengalami luka berat.
Dua kendaraan yang terlibat yakni Toyota Fortuner bernomor polisi BM 9 D dan Toyota Kijang Innova Reborn BM 1903 DY. Polisi menduga kecelakaan terjadi akibat pengemudi Innova mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat berkendara.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis, AKP Shandra Amelia, membenarkan peristiwa tersebut. “Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan, yakni Toyota Fortuner dan Toyota Kijang Innova. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.00 WIB,” kata Shandra.
Berdasarkan kronologi sementara, mobil Innova yang dikemudikan Adika Nursal, 24 tahun, melaju dari arah Dumai menuju Pakning. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali dan melebar ke jalur kanan.
Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan datang Toyota Fortuner yang dikemudikan Marcellino Kyla Alfito, 23 tahun, dengan membawa penumpang Hendrik Firnan Pengaribuan, 37 tahun. Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
“Dugaan sementara, pengemudi Innova mengalami microsleep sehingga kendaraan keluar jalur dan bertabrakan dengan kendaraan dari arah berlawanan,” ujar Shandra.
Akibat kecelakaan tersebut, tidak ada korban jiwa. Namun, satu orang mengalami luka berat dan tiga lainnya luka ringan. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp100 juta.
Pengemudi Fortuner, Marcellino, mengalami luka lecet di tangan dan nyeri di bagian pinggang. Sementara penumpangnya, Hendrik Firnan Pengaribuan yang diketahui merupakan Wakil Ketua DPRD Bengkalis, mengalami cedera serius pada bagian tulang punggung.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya patah tulang pada korban. Hendrik direncanakan menjalani operasi dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Awal Bros Pekanbaru.
Sementara itu, pengemudi Innova Adika Nursal mengalami luka di bagian bibir serta memar di dahi. Dua penumpangnya, Jeremia Pakpahan, 23 tahun, dan Renol Parapat, 42 tahun, dilaporkan selamat tanpa luka serius.
Polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan cukup parah.
“Korban luka berat saat ini sudah dirujuk dan menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Pekanbaru. Untuk korban lainnya mengalami luka ringan,” kata Shandra.
Polisi mengimbau pengendara untuk memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara, terutama saat menempuh perjalanan jauh, guna menghindari kecelakaan serupa.(Adi).










Tulis Komentar