Kemacetan KM 75–83 Jalan Lintas Timur Berhasil Diurai Tim Raicet Pelalawan

PEKANBARU— Tim Reaksi Cepat (Raicet) Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan berhasil mengurai kemacetan panjang di ruas Jalan Lintas Timur, tepatnya pada kilometer 75 hingga kilometer 83.

Kemacetan terjadi akibat aktivitas penimbunan untuk peninggian badan jalan yang berlangsung selama 24 jam di lokasi tersebut. Pekerjaan itu menyebabkan penyempitan jalur dan peningkatan volume kendaraan, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Tim Raicet rutin melaksanakan patroli dan pengaturan lalu lintas di titik rawan macet. Setiap terjadi penumpukan kendaraan, petugas melakukan rekayasa lalu lintas guna mengurai antrean dan memulihkan kelancaran arus.

Kepala Unit Turjawali Satlantas Polres Pelalawan, Maryadi Putra, mengatakan keberhasilan penguraian kemacetan tidak terlepas dari kesiapsiagaan personel di lapangan serta dukungan masyarakat.

“Apabila terjadi kepadatan kendaraan, tim Raicet kami siap melakukan penguraian arus lalu lintas. Namun, kami juga membutuhkan kesadaran para pengendara agar mematuhi imbauan petugas,” ujarnya.

Ia mengimbau pengendara tidak saling mendahului secara sembarangan, terutama di titik penyempitan jalan, karena dapat memperparah kemacetan.

Sementara itu, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan, Tatit Rizkyan Hanafi, menegaskan bahwa penanganan kemacetan di ruas tersebut menjadi prioritas.

“Kegiatan penimbunan di Jalan Lintas Timur ini menjadi atensi kami. Personel Tim Raicet terus disiagakan untuk melakukan pengaturan dan penguraian arus lalu lintas,” katanya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan instansi terkait agar pekerjaan jalan dapat berjalan beriringan dengan kelancaran lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau, Jeki Rahmat Mustika, mengapresiasi kinerja Satlantas Polres Pelalawan dalam menangani kemacetan di jalur strategis tersebut.

“Kami menyampaikan penghargaan atas kerja cepat dan responsif personel di lapangan. Ini menunjukkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, kegiatan penimbunan tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintah untuk meningkatkan badan jalan agar tetap dapat dilalui saat terjadi banjir.

Pihaknya memastikan akan terus memantau perkembangan situasi lalu lintas di ruas Jalan Lintas Timur, khususnya pada KM 75 hingga KM 83, agar tetap aman, tertib, dan lancar. (DI)

 

TERKAIT