Ramadan Fair UMKM Inhil 2026 Meriah di Tembilahan, Dorong Ekonomi Pedagang Takjil
INHIL — Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUKMPP) Kabupaten Indragiri Hilir bekerja sama dengan Himpunan Pedagang Pasar Indragiri Hilir (HPPI) sukses menggelar Ramadan Fair UMKM Inhil 2026 di Lapangan Gajah Mada. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda resmi Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Acara berlangsung meriah dengan melibatkan pelaku UMKM dan masyarakat umum. Selain menjadi pusat penjualan takjil serta produk lokal, Ramadan Fair juga diisi dengan berbagai lomba keagamaan yang diikuti peserta dari tingkat sekolah dasar hingga kategori umum.
Kepala DKUKMPP Inhil, Trio Beni Putra, mengatakan pelaksanaan Ramadan Fair merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pedagang takjil selama bulan Ramadan.
“Pelaksanaan Ramadan Fair ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaku UMKM, khususnya pedagang takjil selama bulan suci Ramadan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga bertujuan menyemarakkan suasana Ramadan sekaligus menarik minat masyarakat untuk berkunjung.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan beberapa pertimbangan, terutama keinginan Bupati Inhil untuk memfasilitasi pelaku UMKM. Selain itu, juga disejalankan dengan berbagai lomba keagamaan bagi siswa dan masyarakat umum, sehingga suasana Ramadan lebih meriah,” katanya.
Ketua HPPI, Romi Irawan, menjelaskan bahwa Ramadan Fair tidak hanya berfokus pada kegiatan ekonomi, tetapi juga meningkatkan nilai keagamaan di tengah masyarakat.
“Peserta lomba terdiri dari siswa SD, SLTP, SLTA, pondok pesantren, mahasiswa hingga kelompok pengajian, dengan jumlah sekitar 100 orang. Kegiatan ini berlangsung dari 13 hingga 17 Maret,” ujarnya.
Sejumlah lomba yang digelar antara lain lomba dai cilik, azan, habsy, hingga estafet selawat. Para pemenang mendapatkan trofi dan uang pembinaan dari pemerintah daerah.
Bupati Indragiri Hilir, Herman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Ramadan Fair menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
“Dengan berbagai perlombaan religi seperti azan, habsy, dan lainnya, ini menjadi wadah untuk meningkatkan keimanan kita di bulan suci Ramadan. Antusiasme peserta, khususnya para pelajar, juga sangat luar biasa,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini memberikan dampak positif bagi perkembangan UMKM serta menjadi sarana promosi produk lokal.
“Kami berharap kegiatan ini memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dan menjadi ajang kreativitas bagi generasi muda. Ke depan, kami juga berencana menghadirkan pusat UMKM agar produk-produk lokal lebih mudah diakses masyarakat dan tamu yang datang ke Tembilahan,” ujarnya.
Melalui Ramadan Fair UMKM Inhil 2026, pemerintah daerah berharap mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan suasana Ramadan yang lebih semarak, khususnya menjelang waktu berbuka puasa.
Di akhir kegiatan, Bupati bersama tamu undangan meninjau sejumlah stan UMKM yang beroperasi di lokasi acara.(Adv)










Tulis Komentar