Penutupan Jembatan Sei Mesjid Dumai, Ditlantas Polda Riau Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

DUMAI — Penutupan Jembatan Sei Mesjid di ruas Jalan Dumai–Lubuk Gaung mulai dimatangkan melalui rapat koordinasi lintas instansi yang digelar pada Kamis, 23 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB. Pertemuan berlangsung di Ruang Rapat Dinas Perhubungan Kota Dumai, Jalan HR Soebrantas, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.

Rapat dipimpin Kepala Bidang Pengembangan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kota Dumai, Suprianto. Hadir dalam pertemuan tersebut perwakilan Direktorat Lalu Lintas Polda Riau, Dinas PUPR Provinsi Riau, Dinas Perhubungan Provinsi Riau, Satlantas Polres Dumai, Jasa Raharja, serta unsur kecamatan dan kelurahan.

Suprianto mengatakan, rapat ini menjadi langkah awal untuk merespons kerusakan Jembatan Sei Mesjid yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Menurut dia, penutupan jembatan tidak dapat dihindari sehingga diperlukan skema rekayasa lalu lintas yang terukur.

“Kami mengajak seluruh pihak mencari solusi terbaik. Penutupan ini akan berdampak pada mobilitas masyarakat, sehingga perlu pengaturan lalu lintas yang tepat serta sinergi antarinstansi,” kata Suprianto dalam rapat tersebut.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor penting agar kebijakan yang diambil dapat berjalan efektif di lapangan. “Harapannya, ada kesepahaman dalam menentukan langkah strategis demi menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas di Kota Dumai,” ujarnya.

Direktorat Lalu Lintas Polda Riau melalui Kepala Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Dasril, menyatakan kesiapan mendukung rekayasa lalu lintas selama masa penutupan. Ia menegaskan, pengamanan dan pengaturan arus kendaraan akan dilakukan bersama pemangku kepentingan terkait.

“Ditlantas Polda Riau akan bersinergi dalam pengamanan, termasuk menyiapkan jalur alternatif untuk meminimalisir kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan,” kata Dasril.

Ia juga mengimbau masyarakat mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan. Selain itu, pengguna jalan diminta memanfaatkan jalur alternatif yang akan disiapkan.

Rapat diisi dengan diskusi dan tanya jawab terkait skema pengalihan arus serta langkah antisipatif lainnya. Sejumlah masukan disampaikan peserta guna menekan potensi gangguan mobilitas selama penutupan jembatan berlangsung.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif. Direktorat Lalu Lintas Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pihak guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah tersebut.(DI)

 

TERKAIT