Pelantikan 115 Pengurus di Siak, Bupati Afni Tekankan Peran Perempuan dan Pencegahan Penyakit Jantung
SIAK— Bupati Siak, Afni Z, menegaskan pentingnya peran perempuan dalam memperkuat keluarga, menjaga kesehatan masyarakat, serta membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkarakter di Kabupaten Siak.
Hal itu disampaikan Afni saat pelantikan Ketua dan Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW), Yayasan Jantung Indonesia (YJI), serta Pusat Data dan Informasi Perempuan Riau (Pusdatin Puanri) Kabupaten Siak. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran program lima hari sekolah untuk tingkat TK dan SD, yang digelar di Balairung Datuk Empat Suku, Kompleks Rumah Rakyat Siak, Sabtu (2/5/2026).
“Selamat kepada Ibu Siti Sarifah beserta seluruh pengurus yang baru dilantik. Ini amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh untuk memberi manfaat bagi masyarakat,” ujar Afni.
Dalam arahannya, Afni menyoroti penyakit jantung yang masih menjadi ancaman serius di Provinsi Riau. Ia menyebutkan banyak pasien datang ke rumah sakit dalam kondisi sudah kronis.
“Penyakit jantung masih menjadi pembunuh nomor satu. Banyak kasus datang sudah dalam kondisi kronis. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk memperkuat pencegahan sejak dini,” kata dia.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peran Yayasan Jantung Indonesia dalam meningkatkan edukasi dan upaya pencegahan penyakit jantung, terutama di tingkat keluarga dan masyarakat.
Selain isu kesehatan, Afni juga mendorong Pusdatin Puanri agar lebih aktif mendokumentasikan serta mengangkat kiprah tokoh perempuan Siak. Salah satu yang disoroti adalah Tengku Agung Sultanah Latifah yang dinilai memiliki kontribusi besar dalam sejarah pendidikan perempuan di daerah tersebut.
Afni juga berharap Gabungan Organisasi Wanita dapat menjadi wadah pemersatu berbagai organisasi perempuan di Kabupaten Siak agar lebih solid dalam menjalankan program pemberdayaan sosial dan keluarga.
“Kita ini organisasi perempuan, kita harus menjadi ibu. Jika perempuan kuat maka kuatlah negara. Tetapi jika perempuan lemah, maka lemahlah negara. Mari kita bersemangat bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua YJI, GOW, dan Pusdatin Puanri Kabupaten Siak, Siti Sarifah, menyampaikan komitmennya untuk memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan dalam menjalankan program kerja ke depan.
“Kami bersyukur atas amanah ini. Ini memang tanggung jawab besar, tetapi dengan kebersamaan, Insyaallah program yang akan dicanangkan bisa dijalankan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Sebanyak 115 pengurus resmi dilantik dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 25 pengurus YJI, 54 pengurus GOW, dan 36 pengurus Pusdatin Puanri Kabupaten Siak.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran program lima hari sekolah untuk jenjang TK dan SD di Kabupaten Siak. Program tersebut tidak mengurangi jam belajar, melainkan menata ulang waktu pembelajaran agar lebih efektif dan tetap mengacu pada kurikulum nasional.
Kebijakan itu sejalan dengan arah pendidikan nasional yang menekankan pembelajaran bermakna (deep learning), penguatan karakter, serta terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi peserta didik.
Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Jenderal Yayasan Jantung Indonesia sekaligus Staf Khusus Menteri ATR/BPN Rezka Oktoberia, Ketua Pusdatin Puanri Riau, Ketua BKOW Provinsi Riau, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.(LI)










Tulis Komentar