Kebakaran Hutan dan Lahan 20 Hektare Melanda Kandis Siak, Api Masih Berkoba
SIAK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas sekitar 20 hektare terjadi di Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak, Riau. Hingga Rabu sore, 27 Mei 2026, api dilaporkan belum sepenuhnya padam.
Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Kementerian Kehutanan, masih melakukan upaya pemadaman di lokasi kebakaran. Tim Daerah Operasi (Daops) IV Pekanbaru diterjunkan untuk menangani karhutla tersebut.
Kepala Balai Pengendalian Karhutla Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara. Satuan tugas udara turut mengerahkan satu unit helikopter water bombing untuk membantu proses pemadaman.
“Pemadaman darat dibantu dengan helikopter water bombing satuan tugas udara. Estimasi luas lahan terbakar hingga Rabu sore sekitar 20 hektare, namun ini masih estimasi awal,” kata Ferdian dalam keterangannya yang diterima di Pekanbaru.
Selain di Siak, Manggala Agni Daops III Labuan Batu Selatan juga masih melakukan pemadaman karhutla di wilayah Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir. Operasi pemadaman telah memasuki hari ketiga.
Ferdian mengatakan upaya penyekatan api di lokasi tersebut berhasil dilakukan. Petugas kini melanjutkan proses pendinginan atau mopping up untuk memastikan api tidak kembali menyala.
“Kondisi di lokasi masih terdapat beberapa titik yang mengeluarkan asap tipis,” ujarnya.
Sementara itu, di Kabupaten Siak, tim Daops IV Pekanbaru terus melakukan pendinginan di lahan gambut yang terbakar. Proses pemadaman disebut membutuhkan waktu lebih lama karena karakteristik gambut yang mudah menyimpan bara api di dalam tanah.
“Dibutuhkan waktu dan ketelatenan mengingat kondisi gambut membutuhkan pengerjaan ekstra,” kata Ferdian.
Di lokasi lain, dua tim Manggala Agni Daops VII Rengat dilaporkan masih dalam perjalanan menuju titik kebakaran di Pulau Mendol dan Sokoi. Tim diperkirakan tiba di lokasi pada sore hingga malam hari.(DI










Tulis Komentar