Digerebek Tengah Malam! Tiga Pria Diamankan Saat Diduga Konsumsi Narkotika di Bengkalis

BENGKALIS – Satuan Reserse Narkoba Polres Bengkalis mengamankan tiga pria yang diduga sedang mengonsumsi narkotika di sebuah rumah kosong di Jalan Kelapasari, Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis, Minggu malam, 31 Mei 2026.

Ketiga pria tersebut berinisial CS, 28 tahun, SB, 31 tahun, dan AR, 36 tahun. Mereka ditangkap setelah polisi menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut.

Penggerebekan dilakukan sekitar pukul 22.17 WIB. Dalam operasi itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti, antara lain ganja sisa pakai seberat 0,33 gram, alat hisap, kaca pireks, dua korek api, dua unit telepon genggam, dan satu kotak rokok.

Kapolres Bengkalis melalui Kasi Humas Juliandi Bazrah mengatakan hasil tes urine menunjukkan ketiga pria tersebut positif menggunakan narkotika.

"Dua orang positif methamphetamine atau sabu, sedangkan satu orang lainnya positif THC yang merupakan kandungan aktif pada ganja," kata Juliandi, Senin(01/06)

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para terduga pelaku mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang pria yang dikenal dengan panggilan Otoy. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap keberadaan pemasok tersebut.

Menurut Juliandi, kasus ini menunjukkan peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Bengkalis masih menjadi perhatian aparat penegak hukum. Dalam satu lokasi, polisi menemukan indikasi penggunaan dua jenis narkotika sekaligus, yakni sabu dan ganja.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Pengungkapan ini akan terus kami kembangkan hingga ke jaringan pemasoknya," ujarnya.

Saat ini ketiga pria tersebut telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Mereka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Polisi juga masih memburu Otoy yang diduga terlibat dalam jaringan pemasok narkotika tersebut.(AC)

 

TERKAIT