Pria Ditemukan Meninggal di Kios Bangkinang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

KAMPAR— Seorang pria bernama Abdul Rahman (38) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar mandi sebuah kios di Jalan Lintas Prof M. Yamin, RT 03 RW 06, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Kamis (9/7) pagi. Kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kapolres Kampar AKBP Boby Ramadhan Sebayang melalui Kasat Reskrim AKP I Gede Yoga Eka Pranata mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat sekitar pukul 08.30 WIB mengenai penemuan seorang pria yang diduga telah meninggal dunia di dalam kios yang ditempatinya.

"Setelah menerima laporan, personel Polsek Bangkinang Kota bersama Tim Inafis Polres Kampar langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan awal, korban ditemukan tergeletak di dalam kamar mandi kios," kata AKP Gede, Kamis.

Korban diketahui bernama Abdul Rahman, lahir di Sibolga pada 11 Januari 1988. Korban bekerja sebagai wiraswasta dan berdomisili di Jalan Pramuka, RT 003 RW 017, Kelurahan Langgini, Kecamatan Bangkinang Kota.

Menurut AKP Gede, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 08.00 WIB. Seorang tetangga korban, Yurmanilis, mencium aroma tidak sedap yang berasal dari kios korban. Karena kios dalam keadaan terkunci, saksi kemudian menghubungi pemilik kios, Muslim, untuk melakukan pemeriksaan.

Pemilik kios datang ke lokasi dengan membawa kunci cadangan. Setelah pintu dibuka, korban ditemukan dalam kondisi tergeletak di kamar mandi. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan itu, Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Eko WN Besari bersama personel mendatangi lokasi. Tim Inafis Polres Kampar selanjutnya melakukan identifikasi dan olah TKP.

Sekitar pukul 09.30 WIB, jenazah korban menjalani pemeriksaan luar atau visum. Namun, pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan penolakan di hadapan penyidik Satreskrim Polres Kampar.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi belum menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban maupun indikasi keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut.

"Dari hasil olah TKP sementara serta keterangan saksi-saksi, korban diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi. Hingga saat ini belum ditemukan tanda-tanda kekerasan. Meski demikian, penyebab pasti kematian masih dalam proses penyelidikan dan didalami melalui keterangan para saksi, keluarga korban, serta hasil visum," ujar AKP Gede.

Polisi menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan penyebab kematian korban berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan para pihak yang terkait.(DW)

 

TERKAIT