Bupati Herman Tinjau TPS Pedagang Yos Sudarso, Percepat Relokasi Demi Kelancaran Pembangunan Pasar Rakyat
INHIL – Bupati Indragiri Hilir, Herman, meninjau pembangunan Tempat Penampungan Sementara (TPS) bagi pedagang di Jalan Yos Sudarso, Tembilahan, Selasa (14/7/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan relokasi pedagang sebagai bagian dari percepatan pembangunan Pasar Rakyat yang menjadi salah satu proyek strategis Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
Dalam kunjungan tersebut, Herman turut didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Indragiri Hilir. Selain meninjau progres pembangunan TPS, rombongan juga mengecek kondisi drainase di kawasan Jalan Yos Sudarso sebagai bagian dari penataan infrastruktur pendukung.
Dengan berjalan kaki menyusuri kawasan tersebut, Herman menyapa dan berdialog langsung dengan para pedagang. Ia mendengarkan berbagai masukan sekaligus menjelaskan rencana pemerintah mengenai relokasi sementara selama proses pembangunan Pasar Rakyat berlangsung.
"Hari ini kami meninjau pembangunan TPS, baik untuk pedagang pasar kering maupun pasar basah, mulai dari pedagang sayur, bumbu-bumbuan hingga pedagang ikan. Tahun ini memang telah kita anggarkan pembangunan Pasar Rakyat, sehingga TPS ini kita siapkan terlebih dahulu. Alhamdulillah, pembangunan TPS pasar kering berjalan lancar, dan Insya Allah minggu depan pembangunan TPS pasar basah sudah dimulai," kata Herman.
Ia menjelaskan, seluruh pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, termasuk yang menempati area di atas turap, akan direlokasi sementara ke TPS. Langkah tersebut dilakukan agar proses pembangunan pasar dapat berlangsung tanpa mengganggu aktivitas konstruksi.
Menurut Herman, relokasi menjadi kebutuhan karena akses menuju lokasi proyek hanya melalui Jalan Yos Sudarso. Selama pembangunan berlangsung, mobilisasi material konstruksi dan alat berat memerlukan ruang yang memadai agar pekerjaan dapat berjalan aman dan sesuai jadwal.
"Kita ingin pekerjaan ini berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Karena pembangunan menggunakan pondasi tiang pancang (mini pile), kawasan ini harus benar-benar dikosongkan agar tidak menimbulkan risiko bagi pedagang maupun masyarakat, sekaligus memudahkan pekerjaan di lapangan," ujarnya.
Herman memastikan para pedagang akan kembali menempati kawasan tersebut setelah pembangunan Pasar Rakyat selesai. Pemerintah, kata dia, menargetkan hadirnya fasilitas pasar yang lebih representatif, tertata, dan mampu meningkatkan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
Pada kesempatan yang sama, Herman juga menyoroti kondisi drainase di sepanjang Jalan Yos Sudarso. Pemerintah daerah berencana melakukan penataan saluran, termasuk memperbesar kapasitas drainase apabila diperlukan untuk mengurangi potensi genangan.
"Drainase juga akan kita tata. Saluran yang selama ini tertutup cor di depan ruko akan kita buka kembali agar petugas kebersihan atau Pasukan Kuning lebih mudah melakukan pembersihan dan pemeliharaan," katanya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir dalam memastikan pembangunan Pasar Rakyat berjalan sesuai target. Selain mempercepat pelaksanaan proyek, pemerintah juga menargetkan terciptanya kawasan perdagangan yang lebih tertib, aman, nyaman, dan didukung infrastruktur yang memadai.(AC)










Tulis Komentar