Pemkab Inhu Cairkan Gaji ke-13 ASN dan PPPK Secara Bertahap Mulai 23 Juli

INHU — Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu mulai mencairkan gaji ke-13 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) secara bertahap mulai Kamis, 23 Juli 2026. Kebijakan itu diambil menyusul keterbatasan kemampuan fiskal daerah.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Indragiri Hulu, Ria Herlina, mengatakan pembayaran bertahap menjadi solusi yang ditempuh pemerintah daerah di tengah belum stabilnya transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau.

"Melalui keterbatasan anggaran, gaji ke-13 dibayarkan secara bertahap," kata Ria, Rabu, 22 Juli 2026.

Menurut Ria, kebutuhan anggaran untuk pembayaran gaji ke-13 ASN dan PPPK secara keseluruhan mencapai lebih dari Rp36 miliar. Sementara jika digabungkan dengan kebutuhan pembayaran gaji rutin bulanan, pemerintah daerah harus menyiapkan anggaran sekitar Rp72 miliar.

Pada tahap pertama, pencairan diprioritaskan bagi ASN dan PPPK di dua organisasi perangkat daerah (OPD) dengan jumlah pegawai terbanyak, yakni Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta Dinas Kesehatan, termasuk Unit Pelaksana Teknis Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indrasari Rengat. Total anggaran yang dialokasikan pada tahap awal mencapai lebih dari Rp25 miliar.

Ria mengatakan proses pencairan telah berjalan dan ditargetkan dana gaji ke-13 mulai masuk ke rekening masing-masing pegawai pada Kamis, 23 Juli 2026.

"Proses pencairan sedang berjalan. Setidaknya pada Kamis, gaji ke-13 sudah masuk ke rekening masing-masing ASN dan PPPK di instansi tersebut," ujarnya.

Adapun pembayaran tahap berikutnya bagi ASN dan PPPK di OPD lainnya masih menunggu ketersediaan anggaran. Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu masih membutuhkan dana lebih dari Rp11 miliar untuk menyelesaikan pembayaran tersebut.

Ria mengatakan pencairan tahap selanjutnya bergantung pada perkembangan penyaluran transfer keuangan daerah dari pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Riau.

"Semoga kondisi ini tidak berlangsung lama dan penyaluran anggaran berikutnya dapat segera terealisasi," kata dia.(DS)

 

TERKAIT