Karhutla Dayun Siak Meluas Hampir 60 Hektare, Plh Bupati Syamsurizal Turun Langsung dan Tambah Alat Berat

SIAK — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak, Riau, meluas hingga hampir 60 hektare. Kebakaran terjadi di kawasan gambut dengan kedalaman rata-rata 100 hingga 150 sentimeter.

Pelaksana Harian Bupati Siak Syamsurizal turun langsung ke lokasi kebakaran di Kampung Suka Mulya dan Kampung Dayun, Kecamatan Dayun, Rabu, 9 September 2026. Ia memimpin koordinasi lapangan untuk mempercepat pemadaman dan mencegah api merambat ke wilayah lain.

Syamsurizal datang bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Siak Novendra Kasmara, Tim Manggala Agni Daops Siak, jajaran Polri, Satpol PP Provinsi Riau, serta perwakilan perusahaan yang beroperasi di sekitar kawasan terdampak.

Estimasi awal di lapangan menyebutkan luasan lahan terbakar hampir 60 hektare. Kondisi gambut yang kering akibat musim kemarau menjadi kendala dalam proses pemadaman. Lapisan gambut yang terbakar juga memiliki kedalaman hingga 1,5 meter.

Untuk menghambat perambatan api, Syamsurizal menginstruksikan percepatan pembuatan sekat kanal dan parit pembatas di sejumlah lokasi strategis. Pemerintah Kabupaten Siak bersama perusahaan di sekitar kawasan karhutla juga mengerahkan alat berat tambahan.

"Kami terus memperkuat koordinasi di lapangan dengan membagi blok kerja pemadaman bersama di area terdampak. Fokus utama kita adalah memutus kepala api agar tidak menyebar ke daerah rawan lainnya," ujar Syamsurizal di lokasi kebakaran.

Pembagian blok kerja dilakukan untuk memperjelas penanganan setiap sektor dan mempercepat upaya pemadaman. Alat berat digunakan untuk mendukung pembuatan sekat kanal serta parit pembatas yang diharapkan dapat menghambat pergerakan api.

Penanganan tidak hanya dilakukan melalui pemadaman langsung. Pemerintah daerah juga menambah dukungan logistik bagi personel yang bekerja di lapangan. Pasokan makanan dan peralatan pemadaman terus disiapkan untuk mendukung operasi yang berlangsung siang dan malam.

Pemkab Siak juga menyiagakan tim kesehatan di posko penanganan karhutla. Tim Medis Puskesmas Dayun ditempatkan di posko Kampung Dayun dan Kampung Suka Mulya untuk memantau kondisi kesehatan para personel.

Petugas kesehatan bersiaga selama operasi berlangsung, mengingat personel pemadam harus bekerja dalam kondisi lapangan yang kering dan berasap.

Syamsurizal mengatakan koordinasi antarinstansi akan terus diperkuat selama penanganan karhutla. Pemerintah daerah bersama unsur terkait memusatkan upaya pada pemadaman, pemutusan perambatan api, serta pengamanan area yang berpotensi terdampak.

Dengan penambahan alat berat, pembuatan sekat kanal dan parit pembatas, serta dukungan logistik dan medis, pemerintah berharap kebakaran di kawasan gambut tersebut dapat segera dilokalisasi dan tidak meluas ke wilayah lainnya.(LI)



 

TERKAIT