Plt Bupati Muklisin Kawal Usulan Pengaspalan Jalan Transmigrasi ke Kementerian, Dorong Infrastruktur Dukung Pacu Jalur
KUANSING — Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) mengusulkan program pengaspalan jalan kawasan transmigrasi kepada Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia. Langkah itu dikawal langsung Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing H. Muklisin melalui rapat koordinasi di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Jumat, 7 Agustus 2026.
Rapat tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mempercepat pembangunan infrastruktur guna meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendorong pemerataan pembangunan di kawasan transmigrasi.
Selain mendukung mobilitas warga dan distribusi hasil pertanian maupun perkebunan, pengaspalan jalan dinilai menjadi salah satu langkah penting dalam mempersiapkan penyelenggaraan Pacu Jalur. Infrastruktur yang memadai diharapkan mampu memperlancar akses wisatawan menuju lokasi perlombaan dan memperkuat posisi Kuansing sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Riau.
Rapat dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kuansing dr. H. Fahdiansyah, Sp.OG, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ade Fahrer Arif, ST, Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Plt Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Camat Singingi, Camat Singingi Hilir, Camat Sentajo Raya, Camat Logas Tanah Darat, serta sejumlah kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah Kuansing.
Muklisin mengatakan infrastruktur jalan merupakan salah satu faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang layak, kata dia, akan membuka akses antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Jalan yang baik akan membuka akses masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat," ujar Muklisin.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut, untuk ikut menjaga dan memelihara infrastruktur jalan yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Kita berharap perusahaan yang berada di sekitar wilayah tersebut ikut berpartisipasi menjaga dan memelihara jalan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang," katanya.
Muklisin meminta seluruh camat segera menginventarisasi ruas jalan yang menjadi prioritas di wilayah masing-masing. Ruas jalan yang belum masuk dalam daftar usulan diminta segera diajukan melalui Dinas PUPR Kuansing untuk diteruskan kepada Kementerian Transmigrasi.
"Seluruh usulan yang masuk akan kita perjuangkan ke Kementerian Transmigrasi. Jangan sampai ada kebutuhan prioritas yang terlewatkan. Karena itu, koordinasi antara camat dan OPD terkait harus terus diperkuat," ujarnya.
Menurut Muklisin, program pengaspalan jalan melalui Kementerian Transmigrasi merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan kawasan transmigrasi yang maju, mandiri, produktif, dan berdaya saing.
Ia berharap seluruh usulan yang telah disiapkan memperoleh dukungan pemerintah pusat sehingga pembangunan infrastruktur jalan di kawasan transmigrasi Kuansing dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat akses menuju berbagai potensi wisata daerah, termasuk perhelatan budaya Pacu Jalur yang menjadi ikon Kabupaten Kuantan Singingi.(Inf)










Tulis Komentar