91 Personel TNI Diterjunkan ke Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Pencegahan Karhutla

PEKANBARU – Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo melepas 91 personel Tim Penyuluh Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) untuk bertugas di sejumlah wilayah Provinsi Riau, Rabu(23/09).

Pelepasan berlangsung di VIP Room Pandawa Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru. Tim tersebut diterjunkan sebagai bagian dari upaya Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat pencegahan Karhutla melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.

Sebanyak 91 personel yang berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara akan melaksanakan penyuluhan di berbagai kabupaten dan kota di Riau.

Mereka akan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya Karhutla, dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan, serta pentingnya menghindari praktik pembakaran dalam pengelolaan lahan.

Sebelum pelepasan, Brigjen TNI Dedy Zulkifli memaparkan rencana pelaksanaan tugas dan sasaran penyuluhan di masing-masing wilayah penugasan. Setelah itu, tim diberangkatkan menuju daerah tugas untuk memperkuat upaya pencegahan Karhutla di tingkat masyarakat.

Pangdam XIX/Tuanku Tambusai mengatakan pencegahan menjadi bagian penting dalam pengendalian Karhutla. Karena itu, personel penyuluh diminta membangun komunikasi dengan masyarakat dan pemerintah daerah selama menjalankan tugas.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, bangun komunikasi yang baik dengan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah daerah. Jadilah ujung tombak dalam memberikan edukasi serta mengajak masyarakat bersama-sama mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan,” kata Agus Hadi Waluyo.

Penyuluhan terpadu tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan di berbagai wilayah Riau.

Kegiatan pelepasan berlangsung tertib dan diakhiri dengan doa bersama sebelum seluruh personel bergerak menuju wilayah penugasan masing-masing.(DI)

 

TERKAIT