DPRD Bengkalis Setujui E-Ticketing RoRo, Bagus Santoso: Selamat Tinggal Antrean Panjang
BENGKALIS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bengkalis menyetujui usulan kerja sama dengan pihak ketiga untuk penerapan sistem electronic ticketing (e-ticketing) pada layanan penyeberangan RoRo Bengkalis. Persetujuan diberikan melalui rapat paripurna yang digelar pada Rabu (29/7/2026) sore.
Rapat dipimpin Ketua DPRD Bengkalis Septian Nugraha dan dihadiri 29 anggota dewan. Wakil Bupati Bengkalis, Bagus Santoso, bersama jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga mengikuti rapat tersebut.
Meski menyetujui usulan tersebut, DPRD menyampaikan sejumlah catatan yang harus dipenuhi Pemerintah Kabupaten Bengkalis agar penerapan sistem digital itu berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pandangan Fraksi Gerindra yang dibacakan Wakil Ketua II DPRD Bengkalis, Hendrik Firnanda Pangaribuan, menyebut penerapan e-ticketing merupakan langkah modernisasi pelayanan publik. Sistem tersebut dinilai dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan tiket penyeberangan.
"Melalui sistem e-ticketing, potensi kebocoran pendapatan daerah dapat diminimalisasi, pengawasan semakin kuat, sekaligus memberikan kemudahan, kepastian, dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa penyeberangan RoRo," ujar Hendrik.
Fraksi Gerindra juga menekankan pentingnya pelaksanaan sistem secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, kesiapan infrastruktur teknologi informasi, jaringan internet, keamanan data, sumber daya manusia, serta mekanisme pengawasan dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program tersebut.
DPRD juga meminta pemerintah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum sistem diberlakukan secara penuh. Dinas Perhubungan diminta memastikan seluruh infrastruktur teknologi telah siap, sekaligus menyediakan layanan alternatif bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital.
Selain itu, Fraksi Gerindra meminta evaluasi dilakukan secara berkala terhadap pelaksanaan e-ticketing, mencakup kualitas pelayanan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efektivitas sistem, hingga tingkat kepuasan masyarakat.
Usai rapat paripurna, Wakil Bupati Bengkalis Bagus Santoso menyambut baik persetujuan DPRD. Ia mengatakan penerapan e-ticketing diharapkan menjadi solusi untuk mengurangi antrean kendaraan di Pelabuhan RoRo Bengkalis.
"Selamat tinggal antrean panjang yang selama ini kita rasakan bersama. Uji coba saat arus mudik Idulfitri lalu membuktikan sistem e-ticketing mampu mengurai kemacetan dan antrean kendaraan di pelabuhan," kata Bagus.
Menurutnya, pemerintah akan terus mengawal implementasi sistem tersebut agar mampu meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendukung peningkatan pendapatan daerah.
Bagus menjelaskan, volume kendaraan yang menyeberang pada hari biasa mencapai sekitar 300 unit per hari. Sementara pada masa libur panjang dan hari besar, jumlah kendaraan dapat meningkat hingga ribuan unit.
Ia menilai penerapan sistem elektronik akan membuat arus kendaraan lebih tertib sehingga distribusi barang menjadi lebih lancar dan berpotensi menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
"Target kami arus kendaraan lebih tertib, distribusi logistik semakin lancar, harga kebutuhan pokok tetap stabil, dan pada akhirnya mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bengkalis," ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Erdila Fitriyani, memastikan penerapan e-ticketing tidak disertai kenaikan tarif penyeberangan pada tahap awal.
Menurut Erdila, pemerintah masih memprioritaskan implementasi sistem elektronik sebelum melakukan evaluasi terhadap kebijakan tarif.
"Untuk kenaikan tarif belum diberlakukan. Fokus kami memastikan penerapan e-ticketing berjalan dengan baik pada masa awal implementasi. Penyesuaian tarif nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat," katanya.
Ia menambahkan, pemerintah menargetkan sistem e-ticketing mulai diterapkan sebelum periode libur Natal dan Tahun Baru. Adapun peluncuran resmi direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional pada Oktober 2026.(AC)










Tulis Komentar